Mark Yakich: 20 Strategi Membaca Puisi

Oleh Mark Yakich

KETIKA sekali dua kali berhadapan dengan sebuah puisi, kebanyakan orang bingung.  Ketika membaca puisi, secara intelektual atau emosional, seringkali kita dibikin lumpuh dan angkat tangan, padahal sesungguhnya puisi juga bisa menggerakkan kita.

mark
Mark Yakich

Puisi memang tak jago memasarkan dirinya sendiri, kecuali ketika dipatronkan oleh para pesohor, digubah menjadi musik, diperkaya dengan visual, atau kita membacanya karena anak kita sendiri yang menuliskannya.

Semua gambaran kacau-balau itu membuat puisi tampak seolah-olah hanya diperlakukan sebagai karya seni yang senyap. Seperti seni murni: kita seperti diperingatkan, okelah, dengarkan saja puisi itu, tapi jangan terlalu dekat, dan jangan coba-coba menyentuhnya. Jangan masuki wilayah angker itu!

Selengkapnya: Baca di sini.