Memandikan Kehilangan – Kurnia Aji Yudanto

Catatan Pengantar

Mandi sepertinya telah menjadi sebuah tradisi dalam perpuisian Indonesia. Adalah penyair Joko Pinurbo yang memulainya. Banyak puisi dengan tema mandi sebelumnya, tapi di tangan Joko Pinurbo, mandi bukan sekadar tema. Mandi menjadi jalan pengucapan yang lincah untuk menyampaikan banyak hal. Kurnia Aji Yudanto (lahir 1998 dan kini menetap di Yogyakarta) meneruskan tradisi itu. Ia kirim tiga sajak yang bertema macam-macam dengan memanfaatkan mandi sebagai jalan pengucapan. Mahasiswa di Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Yogyakarta bahkan mengabarkan sedang  menyelesaikan buku puisi pertama dengan tema mandi.  (h)

 


Kurnia Aji Yudanto

Memandikan Kehilangan

 

Mandi orang kehilangan, lebih lama dan kekal.
dari ketiadaan itu sendiri.
Mereka mandi
tidak hanya di kamar mandi.
Tetapi juga di kantor polisi
Di mabes TNI
Di kantor intelejen.
Di kantor berita.
Di koran minggu pagi.
Di tiang listrik.
Di debat capres
Di pengadilan HAM.
Dan di dalam Puisi.
Mereka menggosok gigi dan menyanyikan elegi.

Januari 2019

 


 

 

Iklan