Romantisme Korek Api – Yasmine Albanna

Yasmine Albanna

Romantisme Korek Api

 

Di sini,
Di nyala jiwa,
Di sisi,
Petinggi dan penguasa,
Tahta bercumbu,
Bertemu saling adu,
Saling bela dan cela,
Lalu kau percik,
Cahaya dan api,
Seperti pertemuan Athena dan Sparta,
Menyala, lalu tiada,
Bung, nyalakan dulu korekmu!
Biar kita berbagi,
Api yang sama.
Sama nyala,
Sama bernyawa.
Seperti paduan pada batang korek-api,
Belerang dan temberang,
Tanpa perang dan pedang.
Mari,
Mari kita saling bagi,
Saling bantu ini negeri,
Bukan menjilat dan menguliti.
Ini bukan Athena,
Ini bukan Sparta,
Ini tanah Pertiwi!
Tanah Ibu Bapak punya mimpi,
Memeluk bulan di atas matahari,
Lalu berlarian mencari korek api,
Lagi?!
Yang hangat,
Bukan menjilat!
Lalu membakar hayat!
Depok, 08 September berpanasan.


Catatan:
Yasmine Albanna (lahir di Tembilahan, 28 Oktober 1989, dan kini sedang menempuh pascasarjana Ilmu Politik UI) tahu benar apa yang hendak ia katakan dalam puisinya. Banyak benar bahan yang ia punya. Tantangannya adalah bagaimana menyusun struktur puisi yang kuat dengan bahan-bahan itu. Tantangan itu yang belum ia jawab dengan baik. Bait-bait pendek membantu membangun intensi tapi gagasan-gagasan seperti sesak tak majal. Korek api rasanya kurang kuat untuk menjadi kiasan semangat atau gairah yang hendak disampaikan.(h)

Iklan